Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018
Sedikit demi sedikit kita belajar. Mengetahui kebenaran butuh kesabaran. Memahami cinta butuh pengorbanan. Juga dari semuanya itu , menerima ketidakmampuan adalah yang utama. Cawang, September 2018
Kita sering menyadari sesuatu bahkan sebelum dia terungkap. Apakah cinta butuh ungkapan, sementara dia datang seperti pencuri. Tiba-tiba , diam-diam, kemudian membawa lari sesuatu.  Begitu banyak hal yang tidak sempat berwujud hingga nafas kehidupan akhirnya raib.

Di Jakarta

Hari ini, menjelang minggu terakhir bulan september . Waktu berjalan cepat dengan hanya menyisahkan sedikit hal yang bisa diingat. Kemarau, angin,   debu   juga kegerahan dan keletihan. Begitulah hari-hari berlalu dengan beban menggenangi wadah kehidupan. Semakin penuh sebentar lagi tumpah . Cipayung September 2018

Mimpi-Mimpi Anak Muda

* Serius kah teman – teman ku ini dengan resolusinya? Waktu itu, malam terakhir tahun 2014. Kalau tidak ada bencana dahsyat, besok pagi, matahari pertama tahun 2015 akan kita lihat. * Langit mulai benderang. Sepertinya aku harus tidur, mungkin sudah sekitar 25 jam aku tidak tidur. Sudah setahun aku berkutat dengan jalan cerita kehidupan , entah apa yang salah atau aku yang salah sampai belum ada tanda – tanda akan selesai jalan panas ini. Astaga. Besok sepertinya aku harus mengajak wanitaku camping, ya di tempat favorit kita dulu, ya pos 4 Jalur Selo Merbabu. Sejak awal bertemu sampai kita bercinta rupanya aku memang tidak salah memilih kekasih. Ya petualangan selalu membebani kita, dimana saja dan kapan saja. Tanpa pikir panjang 2 hari lagi kita sepakat berangkat ke kota tempat kita berdua bertemu. Sungguh ini akan akan menjadi perjalanan yang emosional. * Kembang api pun mulai bermekaran di langit pantai selatan. Angkasa berubah rupa, begitu terang penuh warna, g...