Curahkanlah kemarahan mu mama. akupun sedikit-sedikit mulai paham khawatir orangtua Bapak juga. Pukulah aku beberapa kali lagi mendendam apalagi menyimpan kemarahan padamu adalah tidak mungkin. Kasih mama ku terlalu besar untuk menyebutku durhaka begitu juga bapak. Kalian telah hidup cukup lama dan telah membuat pilihan. Sayangilah aku pada akhirnya. Akupun keturunan adam yang tergiur makan buah pengetahuan.