Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

LIAR

dari banyak pembohong dua yang paling kubenci penditi dan prisinter berita yang satu sok jadi tuhan yang satu sok mewakili masyarakat dalam agama, cinta itu dilarang dalam Negara, protes itu dilarang makanya mencari tuhan dan keadilan semakin susah sekarang ini hatimu mengangguk kan? Jogja Desember 2015

Lelucon Desember

Lalu kuberlari menerabas hujan desember yang terkenal itu. Ribuan orang telah bersembunyi dibalik-balik ketakutannya. Bahkan ada sebuah dinding tinggi, yang dibangun untuk menghalau air kotor ini agar jangan tiba diujung pantovel para pengkhotbah. Kupanggil seorang anak, Marlon. Kudapati dia tidak memakai sepatu. Kita telanjang dada sambil mengibaskan kaos kita yang basah . Tiba-tiba sebuah bola jatuh, plek.  Diseret air. Kau tahu apa? Marlon berlari duluan, kususul dari belakang sambil meneriakan nama dua orang karibku Benny, Andre, turunlah. Dan sejenak mereka tiba diujung gerbang. Ya Marlon kita harus bekerjasama. Marlon mengoper mengelabuhi Benny, kini tinggal ada aku dan Andre diantara satu tendangan. Dan buffft butiran air meledak, memancar kearah gerbang yang dijaga Andre. Butiran pertama mendarat dipipinya yang mengagah, akupun sumringah. Tertawa, berteriak, sambung menyambung Marlon, Benny, dan Andre. Kemana bola nya kawan? Haha kita tersenyum, tidak pernah ada bola disin...

Kutanya Maria

jangan simpan apa - apa untuk ku. Aku menyukaimu Maria belum tentu aku mengucapkannya lagi karena kembali hanyalah cerita di film perjalanan adalah nyata Aku menyukaimu Maria tidak ada pria perjaka yang hidup untuk seorang wanita saja... Jogja Desember 2015