Langsung ke konten utama

Pledoi Kami

Setiap hari ya Tuhan, kami tidak tahu malu. Kami berharap sedekah, nasi, ikan, daging dan uang.

Ini yang kami butuhkan sekarang, ya Tuhan. Lihatlah kami ya Tuhan, beragama tapi tidak mengharapkan Kau Lagi.

Sediakanlah kami makanan disetiap khotbah paling tidak kopi biar kami betah mendengar para penyambung lidah Mu

yang rumahnya penuh sukacita dan banyak istrinya. Bagilah perih kami dengan mereka ya Tuhan yang tak paham arti lapar.

Inilah kami lancang, tapi berkata jujur ya Tuhan. Kami lapar kami haus. Jika Kau nyata seperti harta,

baiklah Kau ku kejar ya Tuhan. Bukan tempat ibadah, tapi uang yang menenangkan kami sekarang ya Tuhan. Kami ini orang susah,

hidup penuh beban dan makan belum tentu ada ya Tuhan. Politik saja kami tidak paham apalagi Kau ya Tuhan.

Yogyakarta Oktober 2013

Komentar