Selamat pagi Aduhai
Gadis yang masih keluar masuk dalam mimpi
kapan kau akan berhenti?
Sebentar sebentar kita bisa mati
lalu tidak bisa bercinta lagi

Selamat pagi Aduhai
Jangan berpura – pura tuli
Hidup hanya datang satu kali
Jangan sampai malam – malammu sepi
lantas hilang hasrat birahi
Selamat pagi Aduhai
Negara kita menuju gagal
karena dipimpin orang – orang amoral
Berjuang untuk kaya dan demi parpol
Senang mengobral janji dan mengoral sundal

Selamat pagi Aduhai
Bangsa ini sedang galau dengan demokrasi
Ditipu dengan liberalisasi dan swastanisasi
Sedikit – sedikit lingkungan jadi anarki
karena agama berubah jadi pisau belati
Selamat pagi Aduhai
Bumi ini semakin usang
Belantara tubuhnya sudah sangat gersang
Di timur jauh sedang perang
lantaran perut bumi hampir kosong

Selamat pagi Aduhai
Aku menyapa lagi dengan kasih
Bangsat! Jangan kau acuh tak acuh
Aku butuh Aduhai agar hidup ku mesrah
Karena cuma cinta yang bisa menjadi air bah
Yogyakarta Februari 2012
Komentar
Posting Komentar