Langsung ke konten utama

Menuju Generasi Babu






Hari yang panas di musim penghujan

Umur kuliah yang mulai meracah suasana

Para penulis skripsi mulai bergegas

Maba yang mulai diambil kenyamanannya



OK OK dengan pemilu raya mereka

Serta perpustakaan yang tenggelam dalam kesepian

Selamat Siang!

Salam hangat dari kawan seperjuangan!



Pada pertemuan kali ini banyak mata yang memberitakan kekosongan

jiwa - jiwa yang menyanyikan lagu lagu klasik "kekosongan".

Beberapa garis bibir masih merekahkan sebuah harapan (meski sedikit)

dan ratusan lain dengan emosi yang mengubun - ubun berjalan mengepal tangan keras.



Namun nyanyian yang sama tetap saja nyaring dilantunkan

sebuah bait keputusasaan dan penyerahan diri pada nasib

yang bercerita tentang kesabaran dan pengiyaan

meski sakit hati selalu datang di penghabisan lagu.


Di sarang pendidikan tinggi ini lembaganya sudah berubah wujud

bukan lagi perguruan tinggi melainkan perseroan terbatas.

Di tempat yang harusnya manusia manusia dengan kepala terbuka lahir

birokratnya membangun ruang baja di tengah kampus anti suara dan argumen

menciptakan tangan besi represif dengan mainan aturan sendiri.


Orang - orang tua yang lebih mengerti teori juga suka berbohong

senang menceritakan suatu tempat yang bahkan tidak tahu ada atau tidak.

Mengartikan tugas sebagai sebuah kewajiban tanpa pengabdian

dan melakukan ejakulasi sendiri dengan pengetahuannya

hidup dalam buku tidak mau keluar dari singasana kenyamanan.


Mahkluk mahkluk diatas harus cepat cepat dibinasakan

pemikirannya harus dilawan tidak mungkin saran dari bawah didengar mereka.

Pelampiasan bukan pada hancurnya gedung dan kaca - kaca

perlawanan sejatinya muncul dalam jiwa yang idam keadilan

yang dengan kesadaran yang paling sadar bergerak bersama dengan visi bukan emosi.


Ini makin darurat, sistem yang makin lihai bersembunyi.

Mulai membunuh otak kiri, tangan kiri, dan kaki kiri

mendogma pikiran dalam frame besi selamanya.

Dan perlahan - lahan mulai menguasai tubuh dan tindakan

hingga lahir generasi baru, generasi babu.












Jogja, Januari 2012


Sumber Gambar :

http://prasetya.ub.ac.id/files/berita_ub/maba2012_3649_20120829125358.jpg

http://www.upnyk.ac.id/media/DSC_0214.jpg
















Komentar