diantara bunga rampai
siapapun pasti sadar
dirimu memancarkan keindahan yang murni
yang tidak dimiliki kembang manapun juga
kamu tidak butuh surya
dan ornamen hidup lainnya
kamu adalah cahaya itu sendiri
yang menghidupi orang lain
biarkan rambut hitammu
berserakan kemana mana
dan orang akan belajar apa adanya
bebaskan saja, lepaskan dari kebiasaan kebiasaan
wajahmu tidak butuh riasan apa
paras sudah terbingkai indah
sepasang dengan senyummu
datang mu selalu menenangkan iiwa
yang risau takut kehilangan
jauh mu selalu mendatangkan rindu
yang tak tergantikan selain bertemu
mata mu begitu dalam dan penuh makna
sambil senyummu menjelma dimana – mana
menenggelamkan semua sambil senyum bahagia
dirimu adalah hujan pertama
setelah musim kemarau yang panjang
matahari kecil yang tidak pernah redup
dan tangkai yang selalu berbunga
saat semuanya layu diterpa musim gugur
hingga orang takkan pernah kehabisan alasan
untuk, memberi, memerhatikan dan menjaga bahkan berkorban
Yogyakarta Januari 2012
Komentar
Posting Komentar