Waktu selalu menguasai hidup
dia tak pernah sekalipun berhenti
sampai kita terhenti dan entah kemana
Dia menyereduk segalanya
yang menyenangkan dia rebut
menggantinya dengan kenangan
Ia dalil yang tak adil
yang paling menakutkan
dari keberadaan kita
Dia dilupakan kala senang
ikut terabaikan karena cita – cita
dan di penghabisan dia tertawa
Dia seakan melambat kala sengsara ada
menyamarkan diri dengan keadaan
dan di ujung penyesalan dia menampakan diri
Dia yang paling licik
mengantar kita ke puncak kejayaan
untuk kemudian di enyahkan
Dia meminjam takdir dan cinta
menghidupkan kita dibumi
untuk kemudian di hanguskan
Semua usaha manusia tidak berarti
saat hari raga di tinggal jiwa
dan dia menjadi ukiran pengingat di nisan
Apa daya manusia
saat semua peradaban menjadi puing sejarah
yang olehnya dibawa terus sampai kemana
Manusia ditipu merayakan hari kelahiran
sambil merayakan ketiadaanya sendiri
yang olehnya sudah diberi angka batas
rumah mewah dan gubuk asap
professor dan tak bergelar
kelak akan berubah bangkai
dia menjelma terang dan gelap
memerintah orang tidur
dan memaksa orang bangun
sebuah rezim terkejam
sepanjang manusia dilahirkan
dan akhirnya nihil
dan kita tiap hari mengemis
agar bukan hari ini atau besok
dia datang menyatakan diri habis
padahal mau sekarang, ataupun kapan
dia pasti habis dan siap menghabisi
dan hidup tetap begini
Jogja 16 Maret 2012
Sumber gambar ; http://www.duniarealiti.com/2011/09/ajal-seorang-pengembara.html

Komentar
Posting Komentar