Langsung ke konten utama

Minahasa


Aku putra mu
Lahir di belantara tubuhmu
Darah dua suku besar mengalir di nadi ini
titisan berani dari suku Toulour
dan ajaran santun dari lereng gunung Lengkoan
bercampur dalam raga ini

Aku putra mu
besar di bawah atap orang Tontemboan
penghuni lereng – lereng misteri mu
di belai dengan tradisi kasih sayang
dan dituntun dengan adat yang mulai kabur
serta sesekali dicambuk keganasan hukum rimba

Aku putra mu
hidup dari bentang alam mu
sejahtra dari cengkih,dan kelapa milikmu
padi tak pernah kekuarangan air
dan semua hasilmu tak pernah berhenti berbuah
membentuk aku yang sekarang

Aku putra mu
selalu bangga mengakui mu
tidak pernah ingin menyangkal darah ini
sebagai anak cucu dari suku mu
dan sebagai putra mu Minahasa
selalu terkenang dan kucintai

Aku putra mu
meski di tanah orang
tidak ingin kulupakan kau
enggan kutanggalkan wajah ini
sebagai orang gunung
dengan paras khas turunanmu







Aku putra mu
nun jauh dari pangkuanmu sekarang
mencari hidup untuk masa depan
akan selalu ku bawa kemana – mana namamu
dan akan ku jaga baik – baik
nama besar dan keagungan sejarah mu

Aku putra mu
selalu hendak ingin kembali
menginjak tanah nenek moyangnya
bumi para dotu – dotu dan keangkerannya
tempat aku dibentuk dan dibesarkan
Minahasa

Aku putra mu
Dari jauh aku bersaksi
tentang kebesaran mu dan kebanggaanku
bukti cinta dan hormat ku
pada tanah kandung ragaku
Minahasa

Jogja 2 ferbruari 2012


Komentar